2026 Monaco Grand Prix: Antonelli dan Hamilton Menang Banyak di Tengah Lautan Penalti

Jika kita berbicara mengenai sirkuit Monte-Carlo di Formula 1, anda akan dihadapkan dengan 2 opini. Ada satu opini yang mengatakan bahwa Monaco Grand Prix ini adalah ronde balapan yang paling sakral, dengan banyak momen bersejarah dan masih menjadi salah satu sirkuit yang susah untuk ditaklukan. Dan ada satu opini yang mengatakan jika balapan di Monaco ini adalah yang paling membosankan karena mobil F1 modern sudah sangat membengkak seperti bagaikan anggaran program tidak penting. Namun Monaco GP pada tahun 2026 ini membawa hal-hal yang sangat mengejutkan.

Yang awalnya dibuka dengan start bermasalah yang berujung DNF untuk Max Verstappen, berakhir dengan kekacauan standing restart dan membawa Kimi Antonelli kepada kemenangan ke-5 dan grand slam pertamanya, yang membuat pembalap muda dari Itali tersebut menjadi pembalap termuda yang meraih grand slam. Dengan begitu, mari kita cek para winner and loser pada balapan kali ini di Monte-Carlo!

WINNER: Kimi Antonelli (Mercedes)

Jika pada balapan-balapan sebelumnya masih menjadi Achilles Heel bagi Kimi Antonelli, kini ia bisa merayakan segalanya, karena Antonelli berhasil melakukan race restart dengan mulus dan mampu menahan pembalap lainnya untuk memenangkan balapan di Monaco. Bukan hanya itu saja, ia berhasil meraih kemenangan dengan mulai dari pole, memimpin balapan selama 78 putaran, dan mengambil fastest lap sekaligus. Dan andaikan saja hal tersebut bisa dikatakan untuk loser menurut kami yang berikut.

LOSER: Alpine

Jika patah hati bisa harus diekspresikan bukan lewat kata-kata namun dari hasil dan foto, maka Alpine adalah contoh yang bagus. Setelah memulai balapan dari P9 dan dalam pada akhir balapan sudah di P3, Pierre Gasly sudah mempunyai kesempatan emas untuk mendapatkan podium di ronde paling sakral dalam kalender F1. Namun kata bertakdir lain, saat Gasly terdeteksi melewati batas kecepatan pit lane sebanyak 2 kali dan harus dihukum selama 10 detik total, dan finis P7. Sedangkan untuk Colapinto, tidak banyak hal lagi yang bisa dia lakukan setelah mengalami kecelakaan yang membuat Carlos Sainz tidak bisa melewati garis finis.

WINNER: Lewis Hamilton (Ferrari)

Lewis Hamilton sepertinya sedang berada dalam posisi yang sangat bagus, hal yang tidak diduga setelah tidak meraih apa-apa pada musim 2025 kemarin. Pada musim 2026 ini, pembalap dengan 7 gelar dunia ini sudah mencetak 3 podium, dengan podium terbaru pada balapan di Monaco dengan finis P2, yang merupakan P2 back-to-back setelah meraih podium ke-2 di Kanada juga. Dan omong-omong mengenai P2, itulah posisi Lewis Hamilton dalam klasemen pembalap saat ini! Karena George Russell harus melakukan drive-through penalty setelah race restart dan keluar dari poin, pacar dari seorang Kardashian berhasil menyalip Russell untuk P2, dan bahkan bisa saja menjadi salah satu pesaing untuk meraih gelar 2026 selain Antonelli! Praise be, Tifosi!

LOSER: Charles Leclerc (Ferrari)

Namun tidak semua di Ferrari bisa menikmati kesenangan tersebut. Sang pembalap tuan rumah Charles Leclerc harus menelan pil pahit setelah kutukan home race yang pernah melingkarinya kini kembali kambuh. Pada putaran ke-66, Leclerc mengalami lock-up dan menabrak Anthony Noghès corner (Turn 19) dan mengalami DNF. Yang awalnya dikatakan merupakan permasalahan rem, tabrakan Leclerc yang menjadi katalis untuk red flag, karena pada putaran tersebut banyak sekali aspal jalan dalam corner tersebut mulai terkupas. Dan itu baru dilakukan saat Leclerc celaka, yang merupakan celaka ke-2 pada putaran tersebut karena Lance Stroll (Aston Martin) mengalami kecelakaan yang serupa. Oh, dan mengenai Aston Martin…

WINNER: Fernando Alonso (Aston Martin)

Balapan kali ini tetap terlihat menjadi balapan dengan 0 ekspektasi untuk Aston Martin, setelah kualifikasi paling belakang untuk Fernando Alonso (P21) dan Stroll (P22). Dan bahkan setelah memanfaatkan pembalap lain yang DNF yang membuat Alonso naik banyak posisi sampai P11, yang masih merupakan performa yang terlalu luar biasa, ia tetap dibelakang Sergio Perez (Cadillac) yang di P10 dan meraih poin pertama untuk Cadillac, sang tim ke-11. Namun semua itu menjadi percuma, karena pada standing restart, Perez keluar pada starting box-nya, dan mendapatkan penalti 10 detik dan turun ke P15. Alhasilnya? Alonso berhasil memberi Aston Martin poin pertama setelah penderitaan selama 5 balapan dengan hasil nihil.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *