Blog

  • Pertamax Harusnya Sudah Rp17 Ribu?

    Foto: Leonardo Andre Wijaya

    Di tengah kondisi ekonomi nasional saat ini, Seknas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyebut harga keekonomian Pertamax sebenarnya sudah berada di kisaran Rp17.000 per liter. Meski begitu, harga Pertamax hingga saat ini masih ditahan di angka Rp12.300 per liter.

    Manager Riset Seknas FITRA, Badiul Hadi, menilai selisih antara harga jual dan harga keekonomian tersebut berpotensi menjadi beban kompensasi energi yang cukup besar bagi negara.

    “Menahan harga Pertamax di Rp12.300 per liter ketika harga keekonomian Pertamax sudah di atas Rp17.000/liter berarti ada selisih sekitar Rp4.700–Rp5.000 per liter yang harus ditutup,” ujarnya.

    Sementara itu, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, juga mengakui harga keekonomian Pertamax saat ini memang berpotensi menembus Rp17.000 per liter apabila mengikuti harga pasar.

    “Ya, kurang lebih begitu kalau range harganya [Pertamax di sekitar Rp17.000-an/liter],” ujar Roberth, Selasa (12/5/2026).

    Menurutnya, untuk sementara selisih harga tersebut masih ditanggung lebih dulu oleh Pertamina sebelum nantinya dibahas lebih lanjut bersama pemerintah.

    “Untuk selisih, karena harga ditahan setiap bulan, diberikan kompensasi dari pemerintah untuk selisihnya setelah pembahasan,” lanjutnya.

    Foto: Leonardo Andre Wijaya

    Sebelumnya, Roberth juga sempat menanggapi isu mengenai harga keekonomian Pertalite tanpa subsidi yang disebut sudah menyentuh Rp16.088 per liter.

    Ia menjelaskan Pertalite masuk dalam kategori Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), sementara Pertamax merupakan Jenis BBM Umum (JBU) yang pada dasarnya mengikuti mekanisme pasar dan tidak mendapatkan subsidi.

    Meski begitu, Pertamina tetap memilih mempertahankan harga Pertamax di level saat ini setelah berkoordinasi dengan pemerintah.

    “Karena Pertamax ada untuk digunakan juga bagi masyarakat menengah yang mampu. Sementara itu, Turbo dan lain-lain adalah untuk yang menengah ke atas,” jelas Roberth.

    Ia juga menilai harga keekonomian Pertamax saat ini sebenarnya sudah lebih mahal dibandingkan Pertalite non subsidi.

    Sebagai gambaran, Roberth mencontohkan saat harga Pertamax Turbo masih berada di angka Rp13.100 per liter, harga Pertamax dijual Rp12.300 per liter. Artinya, ketika Pertamax Turbo kini sudah menyentuh Rp19.900 per liter, harga asli Pertamax seharusnya ikut naik cukup signifikan.

    “Pada saat Pertamax harga Rp12.300, maka Pertamax Turbo di harga Rp13.100. Selisihnya tipis,” tegasnya.

    Di sisi lain, Pertamina juga telah melakukan penyesuaian harga untuk beberapa BBM nonsubsidi mulai 4 Mei 2026.

    Harga Pertamax Turbo (RON 98) kini naik menjadi Rp19.900 per liter dari sebelumnya Rp19.400 per liter. Sementara Dexlite naik menjadi Rp26.000 per liter dan Pertamina Dex menjadi Rp27.900 per liter.

    Namun untuk Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95, harga masih dipertahankan masing-masing di angka Rp12.300 per liter dan Rp12.900 per liter.

    Pertamina menyebut penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan mengikuti perkembangan harga minyak dunia, harga produk olahan di pasar internasional, hingga fluktuasi nilai tukar rupiah.

  • Hyundai Gelar Seminar dan Pemeriksaan Kesehatan untuk Pelajar di Lingkungan Pabrik

    Hyundai Gelar Seminar dan Pemeriksaan Kesehatan untuk Pelajar di Lingkungan Pabrik

    PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia (HMMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui kegiatan kepedulian kesehatan bagi masyarakat di sekitar area operasional. Dalam rangka memperingati World Health Day, HMMI menyelenggarakan program edukasi kesehatan yang menyasar generasi muda, khususnya para pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK) di wilayah Kabupaten Bekasi.

    Program berjudul “Hyundai Connect: Jaga Kesehatan Generasi Penerus Bangsa,” yang dilaksanakan di Aula SMK Ananda Mitra Industri, Cikarang, Rabu, 29 April 2026 ini menghadirkan rangkaian program yang komprehensif, meliputi seminar kesehatan dengan fokus pada peningkatan kesadaran terhadap HIV serta pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh. Selain itu, peserta juga mendapatkan fasilitas mini medical check-up serta sesi konsultasi kesehatan langsung bersama tenaga medis profesional dari RS EMC Cikarang.

    Hyunchul Bang, selaku Presiden Direktur PT Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, menyampaikan

    Kami sadar betul, bahwa kesehatan merupakan dasar dari semua upaya membangun Sumber Daya Manusia yang berkualitas. Kegiatan hari ini, mencerminkan kepedulian Hyundai pada generasi muda, khususnya di sektor Pendidikan, berjalan secara berkelanjutan. Kami harap, para siswa dapat menjadi duta Kesehatan di sekolahnya dan menyebarkan edukasi bermanfaat ke lingkungannya masing-masing.

    Sebanyak tujuh sekolah turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, yaitu SMK N 1 Cikarang Pusat, SMK N 1 Cikarang Selatan, SMK N 1 Cikarang Barat, SMK N 1 Cikarang Utara, SMK PGRI Bojongmangu, SMK N 1 Cibarusah, serta SMK Ananda Mitra Industri. Keterlibatan para siswa dari berbagai sekolah ini diharapkan dapat memperluas dampak positif program, sekaligus mendorong terciptanya generasi muda yang lebih sadar akan pentingnya kesehatan sejak dini.

    Hyunchul Bang melanjutkan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pilar CSR Engagement, yang berfokus pada penguatan hubungan antara perusahaan dengan masyarakat sekitar. Lebih lanjut, dirinya juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan, tetapi juga sebagai upaya mempererat hubungan harmonis dengan lingkungan sekitar perusahaan. Dengan membangun komunikasi yang positif dan berkelanjutan, HMMI berharap dapat terus tumbuh bersama masyarakat serta memberikan manfaat yang lebih luas.

    Sebagai perusahaan manufaktur otomotif yang terus berkembang di Indonesia, HMMI berkomitmen untuk tidak hanya berkontribusi pada sektor industri, tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif. Melalui berbagai program CSR yang berkelanjutan, HMMI akan terus berupaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat, sejalan dengan visi perusahaan dalam menciptakan nilai bersama bagi Indonesia.

    Bagi Hyundai Motor Manufacturing Indonesia, kegiatan sosial secara langsung dengan Masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitar pabrik. Sebagai perusahaan manufaktur otomotif yang beroperasi di Indonesia, Hyundai percaya bahwa keberhasilan industri tidak hanya diukur dari produksi dan inovasi teknologi, tetapi juga dari kontribusi nyata kepada masyarakat.

    Sejak hadir di Indonesia, HMMI secara konsisten berupaya menjalankan berbagai program sosial yang bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat, sekaligus mendukung pembangunan sosial yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Hyundai berharap dapat terus membangun hubungan yang harmonis dan penuh kepercayaan dengan Masyarakat.

  • 2026 Miami Grand Prix: Antonelli Mendominasi di Tengah Kebangkitan Tim Papaya

    2026 Miami Grand Prix: Antonelli Mendominasi di Tengah Kebangkitan Tim Papaya

    Formula 1 is back! Setelah liburan selama sebulan akibat perang di Timur Tengah selama bulan April, Mei langsung dibuka oleh sirkus F1 dengan balapan di Florida. Dan pada balapan kali ini, hampir semua tim kecuali Aston Martin membawa mari rangkaian upgrade, yang melingkupi banyak komponen dari chassis, power unit (PU), serta rear wing a la “Macarena” untuk RedBull yang sudah diadaptasi terlebih dahulu oleh Ferrari.

    Namun setelah melewati sprint dan main race, ada 3 tim yang memanfaatkan liburan sebulan ini dengan maksimal dan mendapatkan hasil yang bagus, 2 tim yang mengalami kesulitan perkembangan, dan 1 tim anomali yang sudah menyelesaikan 1 masalah kritikal namun masih menghadapi 1 masalah kritikal lain, meski berhasil melewati garis finis dengan kedua mobil.

    WINNER: Mercedes-AMG

    Tiba sebagai tim benchmark, Mercedes tetap meraih kemenangan pada main race pada hari Minggu, yang dimajukan terlebih dahulu mengantisipasi cuaca buruk. Namun meski pemimpin klasemen Kimi Antonelli memenangkan balapan kali ini, jarak Mercedes dengan saingannya kian mencuat, terutama setelah revisi dadakan pada regulasi baru F1 yang menggunakan teknologi 50:50 power-split untuk mesin turbo-hybrid V6. Namun meski demikian, ini masih tetap menjadi pencapaian bagus, mengingatkan tim Jerman berbasis di Brackley membawa paket upgrade paling dikit dibanding top 4 team yang bersaing.

    LOSER: Williams

    Meski meraih double points finish pada balapan kali ini, dan membawa paket upgrade untuk balapan kali ini, Williams tetap mempunyai tanda tanya dalam perkembangan mobil mereka. Bayangan berat mobil yang melebihi batas minimum regulasi F1 terbaru ini masih menghantam tim privateer legendaris ini. Kedua pembalap yakni Carlos Sainz dan Alex Albon juga tidak berharap keajaiban dari performa Williams FW48 saat turun pada ronde di Florida ini.

    WINNER: McLaren & RedBull

    Yang sebelumnya terasa “selamanya”, balapan di Miami kali ini merupakan titik balik untuk McLaren dan Red Bull. Kedua tim yang menjadi duo protagonists pada musim 2025 kemarin ini membawa rangkaian paket upgrade, diantaranya rear wing a la Macarena untuk Red Bull, dan merasakan manfaatnya. Red Bull untuk pertama kalinya berhasil kualifikasi pada baris depan dengan Max Verstappen ambil P2 dan membawa pulang poin banyak dan menduduki P4 dalam klasemen konstruktor. Namun yang paling banyak untuk jelas adalah tim Papaya. Dengan upgrade, tim Woking tersebut memenangkan sprint dengan Lando Norris dan karena Oscar Piastri meraih podium P2, McLaren mendapatkan finis 1-2 pertama pada musim ini.

    LOSER: Ferrari

    Meski menjadi salah satu tim yang membawa paket upgrade untuk balapan kali ini, ronde Miami kali ini menjadi salah satu pekan yang baiknya bisa dilupakan. Tim kuda jingkrak ini membawa paket upgrade berupa floor baru, diffuser baru, serta Macarena rear wing baru. Namun mobil SF-26 yang dikendarai Charles Leclerc dan Lewis Hamilton tidak mampu bersaing dengan tim lain yang juga membawa upgrade pada pekan tersebut. Hal tersebut diperjelaskan setelah Leclerc mengalami masalah suspensi pada lap penutupan dan mendapatkan penalti sebanyak 20 detik karena menyetir off-track, sehingga turun dari P6 ke P8 pada balapan kali ini.

    WINNER(?): Aston Martin

    Mungkin ini bisa dikatakan sebagai lelucon, namun raihan Aston Martin pada balapan kali ini menjadi salah satu yang penting untuk memulai proses putar balik untuk mempunyai performa mobil yang lebih baik. Jelas, pada kualifikasi sprint, mereka mempunyai kecepatan yang bahkan lebih lambat dibanding sebuah mobil Formula 2 (F2). Namun, pada main race, kedua mobil Aston Martin yang dikendalikan oleh Fernando Alonso dan Lance Stroll berhasil melewati garis finis, dimana Alonso berhasil finis diatas 2 mobil Cadillac. Fakta yang mengejutkannya? Aston Martin justru satu-satunya tim yang tidak membawa paket upgrade untuk AMR26 kali ini, padahal mobil ini pada awal musim sudah mempunyai rangkaian masalah sasis, mesin dan gearbox. Namun, berkat sentuhan Honda yang melakukan banyak pekerjaan agar vibrasi antar mesin dan mobil berkurang drastis, kini tim favorit James Bond ini bisa mengutarakan fokusnya kepada 2 masalah utama; menambah performa mesin dan memperbaiki sinkronisasi gearbox yang menjadi masalah baru untuk AMR26. Meski masalah gearbox menjadi salah satu pertanyaan besar, untuk urusan performa mesin, Honda mendapatkan lampu hijau untuk menggunakan token Additional Development and Upgrade Opportunities (ADUO) untuk memperbaiki mesin RA626H, dimana spec mesin terbaru ini diprediksi akan turun pada home race tim yang berbasis tepat di Silverstone ini.

  • GAC Indonesia Ramaikan Indomobil Expo 2026

    GAC Indonesia ikut meramaikan Indomobil Expo 2026 dengan membawa deretan mobil listrik andalannya. Bukan cuma sekedar pajangan, mereka juga membawa berbagai promo menarik buat pengunjung yang lagi ngincer EV baru.

    Berlokasi di Senayan City, GAC menampilkan tiga model utama, yaitu AION UT, AION V, dan HYPTEC HT. Mulai dari EV compact buat harian sampai SUV listrik premium, semuanya dipajang lengkap di booth mereka.

    “Melalui kehadiran kami di Indomobil Expo 2026, kami tidak hanya membawa lini kendaraan listrik unggulan, tetapi juga menghadirkan berbagai program penjualan yang memberikan nilai tambah nyata bagi konsumen” ujar Hendra Kurniawan, Area Sales Manager GAC Indonesia.

    Menariknya, pembelian AION UT selama pameran bakal langsung dapat wall charger dan dashcam tanpa biaya tambahan. Lumayan, nggak perlu mikir beli aksesoris lagi.

    Nggak cuma itu, GAC juga menghadirkan program loyalitas khusus untuk konsumen dalam ekosistem Indomobil Group, plus GAC Gacha Special Merchandise buat kalian yang suka bonus-bonus lucu saat beli mobil.

    Untuk urusan cicilan juga dibuat lebih fleksibel. GAC bekerja sama dengan beberapa leasing seperti Indomobil Finance Indonesia, Maybank Indonesia, Mandiri Tunas Finance, hingga Mandiri Utama Finance.

    Berikut daftar harga mobil listrik GAC di Indomobil Expo 2026:

    GAC Hyptec HT Premium — Rp735 juta

    GAC AION UT Standard — Rp325 juta

    GAC AION UT Premium — Rp375 juta

    GAC AION V Exclusive — Rp465 juta

    GAC AION V Luxury — Rp530 juta

    Indomobil Expo 2026 berlangsung pada 5—17 Mei 2026 di Atrium Senayan City, Jakarta. Setelah itu, pamerannya juga bakal lanjut ke Yogyakarta pada 12—17 Mei 2026 di Pakuwon Mall.

  • Catatkan Penjualan 71.387 Unit pada April 2026, Leapmotor Perkuat Posisi No.1 Startup NEV!

    Leapmotor mencatatkan rekor pengiriman kendaraan pada April lalu, didorong oleh peluncuran model baru serta peningkatan kapasitas produksi yang berlangsung cepat. Pada ajang Beijing Auto Show, booth Leapmotor menarik perhatian media, mitra, dan
    konsumen, mencerminkan pertumbuhan pesat merek ini, perluasan portofolio produk, serta inovasi dalam mobilitas listrik cerdas.

    Booth tersebut menampilkan secara menonjol model-model terbaru Leapmotor, termasuk SUV flagship D19, Lafa5 (nama global B05) Ultra, serta A10 (nama global B03X), yang menegaskan strategi perusahaan dalam mempercepat inovasi di berbagai segmen utama.

    Kehadiran Leapmotor di ajang pameran Beijing Auto Show tersebut bertepatan dengan performa pengiriman kendaraan yang mencetak rekor pada bulan April. Leapmotor sukses mencatatkan pengiriman sebanyak 71.387 unit pada bulan April lalu, termasuk penjualan domestik dan ekspor, meningkat 73,95% secara tahunan dan tumbuh 42,69% dibandingkan Maret 2026.

    Hal ini sukses menempatkan Leapmotor di posisi pertama di antara startup NEV pada peringkat April maupun kumulatif tahun berjalan. Sepanjang Januari hingga April, total pengiriman mencapai 181.542 unit, naik 41,18% secara tahunan, semakin memperkuat posisi kepemimpinan merek ini di antara produsen kendaraan energi baru yang saat ini sedang berkembang.

    Rekor bulanan ini tentu didorong oleh tingginya permintaan pasar terhadap produk-produk yang baru diluncurkan. Leapmotor memperkenalkan SUV flagship D19 pada 16 April, yang berhasil melampaui 15.000 pesanan dalam 15 hari pertama. Secara paralel, B05 Ultra resmi diluncurkan pada 24 April, bertepatan dengan hari pembukaan Beijing Auto Show, sementara SUV kompak B03X telah lebih dahulu debut pada 26 Maret, semakin memperkuat lini produk Leapmotor.

    Setelah mencatatkan hampir 600.000 unit pengiriman pada tahun 2025, performa kuat di bulan April semakin memperkuat keyakinan Leapmotor untuk mencapai target ambisius satu juta unit pengiriman tahun ini, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu pemain dengan pertumbuhan tercepat di pasar kendaraan listrik.

    Di Indonesia, Leapmotor segera hadir di bawah naungan PT Indomobil National Distributor sebagai mitra distribusi resmi, yang turut mendukung ekspansi global perusahaan serta menghadirkan inovasi kendaraan listrik Leapmotor bagi konsumen NEV di Tanah Air.

  • BRZ Super Series 2026 Makin Panas, Balapan Ketat dan Safety Jadi Sorotan

    Subaru Indonesia kembali menunjukkan keseriusannya di dunia motorsport nasional lewat gelaran Liqui Moly Subaru BRZ Super Series 2026, yang jadi bagian dari Mandalika Festival of Speed (MFoS) di Sirkuit Mandalika.

    Memasuki Race 2, tensi persaingan di lintasan kian memuncak. Fokus kini bergeser; bukan lagi sekadar adu kecepatan murni, melainkan ajang pembuktian siapa yang mampu menjaga konsistensi dan tetap tenang tanpa melakukan kesalahan sedikit pun.

    Balapan berlangsung selama 15 lap dengan catatan waktu yang cukup rapat, di kisaran 1 menit 53 hingga 1 menit 57 detik. Format one-make race yang digunakan membuat semua pembalap punya mobil dengan spesifikasi serupa, jadi faktor skill benar-benar jadi penentu utama.

    Di tengah jalannya balapan, sempat terjadi insiden yang melibatkan salah satu pembalap. Namun, berkat standar keselamatan yang diterapkan, pembalap tersebut dipastikan aman tanpa cedera serius.

    Hal ini juga didukung oleh karakter Subaru BRZ yang digunakan di ajang ini. Dengan konfigurasi mesin boxer, distribusi bobot seimbang, dan pusat gravitasi rendah, mobil ini tidak hanya lincah, tapi juga stabil dalam kondisi ekstrem.

    Di Race 2, Demas Agil dari Dewa United Motorsport berhasil keluar sebagai pemenang. Meski sempat kehilangan posisi, ia mampu bangkit dan melakukan overtake krusial di tiga lap terakhir untuk mengunci kemenangan.

    Ia finis dengan selisih 1,581 detik dari Rio SB di posisi kedua, yang juga mencatatkan fastest lap 1:53,257. Sementara posisi ketiga ditempati Daniel Sutrisno.

    Dari sisi klasemen, Demas kini memimpin dengan 50 poin setelah meraih dua kemenangan beruntun. Di belakangnya, persaingan masih cukup terbuka dengan beberapa nama seperti Sudarmono, Henri, hingga Fitra Eri yang terus menempel.

    Di klasemen tim, Dewa United Motorsport juga memimpin dengan 66 poin, diikuti Rizqy x GP dan Wish Motorsport.

    Subaru sendiri menegaskan bahwa BRZ Super Series bukan sekadar ajang balap, tapi juga platform pengembangan pembalap. Hal ini terlihat dari pendekatan one-make race yang menekankan fairness, serta standar keselamatan tinggi yang tetap jadi prioritas.

    Ke depan, kompetisi diprediksi akan semakin ketat seiring masih banyaknya ronde yang tersisa di musim 2026.

    Jadwal BRZ Super Series 2026:

    • 3 Hours Endurance Race — 1 Februari 2026
    • Ronde 1–2 — 1–3 Mei 2026 (MFoS Round 1)
    • Ronde 3–4 — 12–14 Juni 2026 (MFoS Round 2)
    • Ronde 5–6 — 14–16 Agustus 2026 (MFoS Round 3)
    • Ronde 7–8 — 16–18 Oktober 2026 (MFoS Round 4)
  • JETOUR Ikut Main di Mobil Elektrifikasi, Teknologi i-DM Siap Jadi Andalan?

    JETOUR Ikut Main di Mobil Elektrifikasi, Teknologi i-DM Siap Jadi Andalan?

    JETOUR mulai serius ikut meramaikan tren kendaraan elektrifikasi. Lewat pengembangan New Energy Vehicle (NEV), brand ini kini mengandalkan teknologi plug-in hybrid terbaru mereka, i-DM (Intelligent Dual Mode).

    Singkatnya, teknologi ini dibuat buat ngejar efisiensi tanpa harus bikin performa jadi “loyo”. Jadi tetap irit, tapi masih bisa diandalkan di berbagai kondisi jalan.

    “Transformasi menuju kendaraan energi baru menjadi langkah penting bagi JETOUR dalam menjawab perubahan industri otomotif global,” ujar Moch Ranggy Radiansyah, Marketing Director PT JETOUR Sales Indonesia.

    Implementasinya sudah mulai terlihat di lini T Series i-DM. Model ini menggabungkan tenaga listrik dengan kemampuan eksplorasi, jadi bukan cuma cocok buat dipakai harian di kota, tapi juga masih siap diajak jalan jauh sampai aktivitas outdoor.

    Lewat sistem i-DM, mobil bisa mengandalkan tenaga listrik saat kondisi santai di dalam kota. Tapi kalau butuh tenaga ekstra, mesin dan sistem multi-gear-nya langsung turun tangan.

    JETOUR juga menyematkan teknologi seperti Fully Automatic Intelligent XWD dengan mode “7+X” di T2 i-DM. Dengan sistem ini, mobil bisa otomatis menyesuaikan diri dengan kondisi jalan, tanpa perlu ribet setting manual.

    Menariknya, pendekatan ini bikin pengalaman off-road jadi lebih “ramah” buat banyak orang. Nggak harus jago dulu baru bisa masuk jalur tanah.

    Bukan cuma soal jalan, fungsi mobilnya juga makin luas. Lewat fitur external discharge, mobil ini bisa dipakai sebagai sumber listrik portabel, cukup menarik buat yang doyan camping atau road trip.

    Secara global, performa JETOUR juga lagi naik. Penjualannya sudah tembus lebih dari 2,26 juta unit hingga Maret 2026, dengan T Series jadi salah satu tulang punggungnya.

    Ke depan, JETOUR bakal terus nge-push teknologi i-DM sebagai bagian dari strategi mereka di era elektrifikasi.

  • MG Indonesia bersama Andalan Motors Meluncurkan MGS5 EV di Bandung!

    Photo: MG Motor Indonesia

    Pada hari ini (30/04), Morris Garage (MG) Motor Indonesia bersama dengan PT Andalan Chrisdeco melakukan regional launch model terbaru-nya yakni MGS5 EV di kota Bandung, Jawa Barat. CEO MG Motor Indonesia Jasong Huang mengatakan bahwa Bandung memiliki potensi besar dalam perkembangan kendaraan listrik di Indonesia karena memiliki dinamika urban yang tinggi. Potensi ini juga tercermin dari pertumbuhan adopsi kendaraan listrik di Jawa Barat yang semakin pesat. Berdasarkan data dari Gaikindo, dalam periode 2022 hingga 2024, jumlah kendaraan listrik meningkat lebih dari sepuluh kali lipat, dan Bandung merupakan salah satu pusat pertumbuhannya.

    “Kami melihat Bandung sebagai salah satu kota dengan potensi besar dalam adopsi kendaraan listrik, seiring tren yang terus menunjukkan pertumbuhan positif. Melalui kehadiran MGS5 EV di segmen SUV, MG menghadirkan solusi mobilitas harian yang relevan, mudah digunakan, serta mendukung gaya hidup growing family yang lebih berkelanjutan di wilayah Bandung dan sekitarnya,” ungkapnya.

    Photo: MG Motor Indonesia

    MGS5 EV, yang merupakan SUV listrik dengan filosofi “Because Everyone Matters” hadir untuk memadukan kenyamanan, kemudahan, penggunaan, dan pengalaman berkendara dalam satu paket. Dengan konfigurasi Rear Wheel Drive (RWD) dan suspensi 5-link untuk memberi sensasi fun-to-drive, sistem keselamatan terdepan yang didukung oleh Advanced Driver Assist System (ADAS), serta kabin luas yang didukung dengan fitur Motion Comfort System akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan.

    “Sebagai dealer resmi MG di Bandung, kami melihat minat masyarakat terhadap kendaraan listrik terus meningkat, terutama untuk kebutuhan mobilitas harian di dalam kota hingga perjalanan ke area sekitarnya. Karakter Bandung yang beragam, mulai dari lalu lintas perkotaan hingga rute menanjak, membuat kendaraan seperti MGS5 EV menjadi sangat relevan. Kami optimistis kehadiran model ini dapat menjawab kebutuhan konsumen sekaligus mempercepat adopsi kendaraan listrik di Bandung,” ujar Jaya Kontesa, Operational Director MG Andalan Motors.

    MGS5 EV di Bandung dibanderol dengan harga Rp343,9 juta untuk tipe Ignite dan Rp365,9 juta untuk tipe Magnify, dengan garansi kendaraan hingga 6 tahun/150,000 km, garansi baterai hingga 8 tahun/160,000 km dan garansi perawatan selama tahun, serta gratis Portable Charger, Window Tini, dan paket internet i-SMART untuk periode 3 tahun. Selain itu, calon pembeli MGS5 EV Magnify juga bisa mendapatkan beragam paket free upgrade seperti Free Upgrade Leather Seats, 6-Way Passenger Seat Adjustment, hingga Front Seat Ventilation.

  • Seriusan, Toyota Bikin Kursi Kantor Dari Jok Crown

    Yap, Anda tidak salah baca. Toyota benar-benar membuat kursi kantor dari jok Toyota Crown generasi terbaru.

    Entah ini ide iseng atau jenius, tapi yang jelas… menarik.

    Kursi ini dibuat oleh Toyota Boshoku Corporation, divisi Toyota yang memang bertugas mengurus interior kendaraan. Untuk mengubahnya menjadi kursi kantor proper, mereka juga menggandeng ITOKI untuk bagian kaki kursi dan armrest.

    Yang bikin makin mind-blowing, fitur kursinya masih full spec seperti di mobil. Mulai dari reclining, naik-turun, hingga tilt di bagian depan, semuanya masih berfungsi. Belum cukup, pemanas dan ventilasi jok juga tetap aktif.

    Dan ini yang paling random tapi keren: pengunci seatbelt kini disulap menjadi port USB-C.

    Kalau ditanya, “ini listriknya dari mana?” Tenang, di bawah joknya sudah ada baterai yang bisa di-charge, jadi semua fitur tetap bisa berjalan tanpa ribet kabel.

    Sekarang masuk ke bagian yang bikin kepala pusing: harga. Kursi ini dibanderol sekitar Rp60 juta. Iya, dengan harga segitu sudah bisa dapat mobil bekas… tapi ini kursi.

    Kalau masih tertarik, siap-siap gerak cepat. Toyota hanya memproduksi 70 unit, dan penjualannya eksklusif di toko khusus Toyota Crown di Jepang.

  • TAM Recall Land Cruiser 300 dan LX, Ada Apa?

    Foto: 4×4 Australia

    PT Toyota Astra Motor (TAM) mengumumkan program recall untuk dua model SUV premiumnya, yakni Toyota Land Cruiser 300 dan Lexus LX, akibat potensi gangguan pada sistem transmisi otomatis.

    Program ini berlaku untuk unit produksi periode November 2024 sampai November 2025 yang menggunakan transmisi otomatis 10 percepatan. Toyota menemukan adanya kemungkinan masalah pada komponen linear solenoid yang fungsinya menjaga perpindahan gigi tetap halus.

    Vice President Director TAM, Jap Ernando Demily, menjelaskan bahwa beberapa kendaraan pada model tersebut memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi komponen tetap optimal.

    “Saat ini, kami menemukan ada beberapa komponen kendaraan pada SUV Toyota dan Lexus tahun produksi tertentu yang membutuhkan pengecekan dan perbaikan jika dibutuhkan,” ujarnya.

    Jika komponen tersebut mengalami gangguan, performa transmisi dapat terpengaruh dan berimbas pada kerja ECU transmisi maupun ECU mesin. Dalam kondisi tertentu, hal ini bisa menyebabkan putaran mesin berlebih pada gigi tertentu, penurunan performa saat kendaraan melaju, hingga potensi kebocoran oli transmisi.

    Toyota mengimbau pelanggan yang unit kendaraannya termasuk dalam daftar recall untuk segera datang ke bengkel resmi terdekat. Proses inspeksi sekaligus pembaruan perangkat lunak ECU transmisi diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu jam tanpa dikenakan biaya.

    Sampai saat ini, Toyota belum mengungkap jumlah unit yang terdampak dalam program recall tersebut.

    Selain itu, TAM juga kembali mengingatkan pemilik Alphard, NAV1, Camry, Corolla, Vios, dan Yaris produksi 2011–2016 untuk melakukan pengecekan airbag inflator sisi penumpang depan.

    Langkah ini merupakan bagian dari program lanjutan terkait pengembangan sistem airbag yang sebelumnya ditemukan berpotensi menimbulkan serpihan logam di sejumlah negara. Program pemeriksaan ini sendiri telah berjalan sejak 2015 sebagai langkah pencegahan agar risiko serupa tidak terjadi pada kendaraan yang dipasarkan di Indonesia.